putueka photography

Bali Photography Solution

  • Gallery
  • Journal
  • Print
  • about
  • contact

CATEGORIES

  • Abstract (2)
  • Culture (14)
  • Human Interest/People/Portrait (14)
  • Interior/Exterior (3)
  • Landscape (33)
  • Macro (14)
  • Misc (4)
  • Model (68)
  • Nature (27)
  • Still Life (4)
  • Transportation (4)
  • Window Series (7)
  • Traditional Toys Seller

    July 24th, 2010

  • Bali Omed-Omedan 2009

    April 2nd, 2009

    Activities in the city of Denpasar, the modern society that still keep the tradition from generation to generation, one that is Omed-omedan, conducted in Kelurahan Sesetan Banjar Kaja Denpasar Selatan. Held every Ngembak Geni, a day after Nyepi.

  • Photo Session with Anas Vity

    January 21st, 2009

    Session photo with Anas Vity. Thanks to Facebookers (Wahyu Prayasa, Ratna Prayasa, Putri Kusuma Sanjiwani, Rama Raditya) for this photo session invitation. Lets make the next photo session.

  • [Liputan] Gajah Mada Town Festival

    December 28th, 2008

    Kawasan Gajah Mada yang dulu dikenal dengan Pasar Senggol merupakan pusat perdagangan disamping sebagai pusat sejarah, amat sangat dominan dirasakan keberadaannya oleh masyarakat Kota Denpasar, mengingat kawasan ini dulunya mampu mempertahankan geliat perekonomian masyarakatnya. Selain itu juga, Jalan Gajah Mada juga mempunyai nilai – nilai tradisional/budaya, multikultural, ekonomi, nostalgia, humanis dan sumber inspirasi, dan dinilai perlu untuk pencitraan kembali. Melalui event Gajah Mada Town Festival, Great Sale dan Food Heritage Festival yang dilaksanakan dari tanggal 28 – 30 Desember 2008 di kawasan jalan Gajah Mada, diharapkan bisa menjadikan Gajah Mada sebagai salah satu ikon wisata di Kota Denpasar.
    Melalui event ini masyarakat akan disuguhkan dengan parade budaya, fashion show, marching band, bondres, band anak – anak sekolah, pentas budaya ethnic seperti barong sai dan wushu, back to eighties memories day, wayang cengblonk, lagu pop Bali, parade endek, karnaval, dokar, gambaran situasi senja di gajah mada melalui festival kuliner, gema sastra, musik ethnic, fotografer dan sendratari kolosal Jaya Pangus


    Gerbang Gajah Mada Town Festival


    Lambang Gajah Mada Town Festival


    Sambil menunggu saat-saat pembukaan acara kita dihibur dengan musik keroncong, terlihat disini sang pemain biola


    Para ibu-ibu dengan anak-anaknya sudah mengambil posisi dengan anak-nakanya. Sudah tidak sabar untuk menonton


    Sampai botol susu sibayi dibawa untuk menenangkan si bayi


    Tarian pembuka acara……


    Para penari sedang beraksi didalam tarian pembuka di tengah arena


    Muka-muka narsis rekan-rekan sesama photographer


    Saat-saat pembukaan Gajah Mada Town Festival


    Suasana setelah pembukaan


    Dengan cueknya anak-anak makan ice cream karena panasnya suasana


    Fragmen pembuka Sendratari Jaya Pangus


    Fragmen Sendratari Jaya Pangus


    Fragmen Sendratari Jaya Pangus


    Para photographer yang berdesakan


    Rider motor tua sedang beraksi


    Salah satu pelawak bali sedang ikut naik motor tua


    Freestyle motor


    Atraksi sepeda tua


    Para penonton yang berjubel


    Barong Landung in action


    siswa-siswa SMU di denpasar sedang melakukan parade endek


    Endek in Bali style


    action……


    Atraksi Marching Band sebagai acara penutup


    Suasana setelah penutupan acara


    Suasana pengunjung yang mebeludak

    Dengan kerendahan hati kami mengundang masyarakat demikian juga wisatawan untuk berkunjung, sambil berbelanja anda akan disuguhkan dengan atraksi budaya, masakan traditional Bali, untuk mengenang situasi Jalan Gajah Mada Tempo Doloe..
    Selamat berwisata dan berbelanja..

  • Red Ladder

    December 2nd, 2008

    ladder from heroic monument of denpasar

  • [Liputan] Ketupat War

    October 11th, 2008

    Ini adalah kegiatan hunting disaat waktu luang nggak punya pekerjaan alias pengangguran…

    jadi bagi yang punya lowongan pekerjaan tolong kasih tau ya….

    ups kok malah curhat, back to topic…

    Ini adalah kegiatan yang dilakukan warga Kapal dalam rangka memohon keselamatan kepada Tuhan. Jadi bukan acara  membuang-buang makanan karena yang diutamakan disini adalah unsur religinya……

    oke, kita mulai dengan yang pertama

    ini adalah saat-saat persiapan….

    jalan di Kapal yang menghubungkan Tabanan dan Denpasar ditutup untuk sementara

    bisa dilihat disana sedang dilakukan pembuatan garis pemisah

    ini salah satu kubu yang siap berperang….
    sudah pada nggak sabar semua tuch…..

    bener-bener nggak sabaran semua…….
    kayak ardi kalo lagi ada ce cakep pasti nggak sabaran….
    peace bro…..
    wakakakaka

    ini kubu yang lawannya alias kubu sebelah utara….

    sangar-sangar euy…..

    ketupat-ketupat yang siap dipake buat perang…..
    yummy kalo dimakan dengan bumbu kacang…..

    lock and loaded……….

    searching target……..

    oiiii………….
    tungguin……………….

    yuk ikut….
    ini disimpan dulu….

    Fire……..

    reload……….

    balas….counter attack……….

    serang……….

    jangan sampai kalah……………………….

    reload……..

    reload…………..

    reload……………………..

    jangan sampai kalah……………

    serang………………

    ikut ah…..ikut ah……..lempar……….

    retreat………….

    retreat……………………

    cover me…….

    cover your self…………

    duch…duch…….kepleset…licinnya……………

    lindungin kepala dulu ah………
    sakit kena timpukan ketupat dari tadi ……

    banyaknya……………

    banyaknya ketupat……………….

    peace…..

    damai….damai……..

    Banyaknya ketupat………..

    ckckckckckc……………..

    weleh….bersih-bersih…………

    kotornya……

    enaknya kalo nggak hancur kayak gini…………

    ambil ah……..
    lumayan yang masih utuh………….

    bawa pulang ah…
    lumayan….

    hm…hm……..kumpulin………..

    ups mau jatuh…….

    licin………….licin…………………

  • ← prev 1 2 3 next →

    GET IN TOUCH

    Any questions or something like that? Feel free to contact me

    Putu Eka Darmadi
    bali photographer

    mail@putueka.com
    +62 361 8812 512

    Siat Jempana

    June 5th, 2010

    This ritual is famous as Siat Jempana. In Klungkung, people call this as Dewa Mepalu.

    READ MORE →

    SOCIAL STOCKERS

    Follow me on
    facebook

    Follow me on
    twitter

    2008 - 2010 | putu eka darmadi | photography
    All material shown in this page remains property of putu eka darmadi.
    All rights reserved. No part of this website maybe reproduce and transmitted in any form without prior written permission of the author.
    Designed and develop by divdesign